Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalamualaikum wr wb
Ingatkah atau mungkin sering membaca dan mendengar lafadz Allah Subhanau wa ta'ala "Fa biayyi alaa'i Rabbikuma Tukadzdzi ban " ( Maka Nikmat Tuhan yang mana yang kamu dustakan? )
Surah Ar-Rahman yang artinya Yang Maha Pemurah yang berasal dari kata Ar-Rahman yang terpadat pada ayat pertama. diturunkan di Makkiyah terdiri dari 78 ayat Surat ke 55 dalam Al Qur'an. Ar Rahman adalah salah satu dari 99 Asma'ul Husna, sebagian besar kandungan surah Ar Rahman menerangkan tentang kepemurahan Allah Subhanahu wa ta'ala kepada hamba hamba-Nya di Bumi. Allah Memberikan Nikmat nikmat yang tidak terhingga baik itu Nikmat di Dunia dan di Akhirat.
Dalam surah Ar Rahman ini terdapat kalimat "Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban" ( Nikmat Tuhan yang mana yang kamu dustakan ) diulang ulang 31 kali dan terdapat di setiap akhir dari ayat ayat di dalam nya yang menjadikan ciri ciri dari surah Ar Rahman berbeda dengan surah yang lain.
Dihubungkan dengan realita kehidupan sehari hari. sungguh banyak nikmat Allah Subhanahu wa ta'ala yang kita dustakan. banyak manusia yang kufur akan nikmat nikmat yang di berikan. seperti halnya Nikmat yang paling utama dari Allah yang telah di berikan yaitu
*Nikmat Iman dan Islam. banyak yang mengaku Islam dan beriman ternyata hanya di KTP saja. tidak pernah sholat tidak pernah mengaji Al Qur'an tidak pernah berZakat tidak penah berpuasa atau banyak bolongnya. inilah nanti Allah akan meminta pertanggung jawaban atas Nikmat Utama yang kita langgar dan tempatnya pun Adalah Neraka.
*Nikmat Sehat, di kasih kesehatan sama Allah tidak pernah di syukuri berbuat maksiaat tidak pernah berhenti.tidak pernqh melangkahkan kakinya menuju Masjid. malah menyukai kegemaran yang tidak bermanfaat
*Nikmat Rejeki. Allah memberikan limpahan rejeki pada kita, dari hasil usaha kita, kerja keras kita. bagi orang orang yang bertaqwa mereka akan faham akan mensyukurinya. disisihkanlah sebagian rejeki untuk bersedekah kepada Orang tua kita yang masih kurang mampu,saudara kandung,kerabat dekat baru orang lain. hal ini adalah dikatakan sedekah yang paling Utama.
Memang banyak ayat Alquran yang berbicara tentang kewajiban anak kepada kedua orang tua, di antaranya:
"Dan Kami wasiatkan (perintahkan) kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya." (Q.S: Al-Ahqaf: 15)
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepada-Nya semata, dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu-bapak" (Q.S: Al-Isra': 23)
Dalam sebuah hadits Abdullah bin Umar RA berkata:
"Seseorang datang menghadap Nabi SAW memohon izin untuk ikut berperang. Nabi SAW bertanya: "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" Orang itu menjawab: "Ya". Nabi SAW bersabda: "Maka kepada keduanyalah kamu berperang (dengan berbakti kepada mereka)." (HR Muslim)
Sedangkan bagi orang orang yang kufur akan nikmat rizki ini,mereka akan menimbun nimbun harta kekayaan. lupa akan orang tua yang masih kurang mampu. lupa dengan saudara sendiri yg masih kekurangan, gemar bermaksiat berjudi dsb yang dilarang Allah Subhanahu wa ta'ala. *na'udzubillahi mindzalik.. jangan sampai kita tergolong orang orang seperti ini.
Maka dari itu saudara muslim ku. Kita milik Allah Bumi dan segala isinya milik Allah kepada Allah lah kita akan kembali. mari kita berdoa semoga kita dijauhkan dari kufur nikmat. selalu di jadikan kita oleh Allah subhanahu wa ta'ala sebagai hamba hamba-Nya yang penuh rasa syukur atas limpahan Nikmat yang diberikan sebagai Ahli syukur sampai akhir zaman. di jadikan hamba hamba-Nya yang Soleh dan Solehah selalu taat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan mengikuti ajaran Rassullallah Sallallahu'alaihi wa sallam. Amin Amin Amin ya Rabbal'alamin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar